Tampilkan postingan dengan label Parhuta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parhuta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Agustus 2020

Home Made Cake Kue Ulang Tahun

Bosquwww.... Salam cinta tak terbatas buat keluarga. Buat bosquwww yang jauh dari keluarga dipisah oleh jarak dan pulau pejuang  masa depan yang lebih baik. Rindu setiap saat buat keluarga pasti selalu berkibar. Pernahkan kita kirim uang buat bokap en nyokap, pesannya 

                        πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’

"mak, adong hukirim hepeng saotik. Buat omak ma dah. .. Tuhor aha nalomo roha ni omak dah... Kue, sendor, Akka kacang na diparpestaan i...tuhor dekke ni omak dah... "

πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΊπŸŒΊπŸŒΊπŸŒΊπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ

Eh... Ajaib bin super.... Ga bakalan dah... Ortu kita kan super mikirin masa depan. Pasti uangnya ditabung buat bayar par gajian manggotil,,, julo-julo seng, semen, mambayar pelean taon, tumpak dipesta ni famili dohot na asing. 

                                🌺🌺🌺

Bosquwww... Ekspresi cinta kita buat keluarga sekarang semakin banyak cara buat nunjukinnya... 

Kita sediain dah bosquwww varian home made cake. Murah tapi bikin bahagia, bosquwww pesan dari sana kita antar disini. 

Asli bosquwww... 🚲🚲🚲
Nyampe ke pintu rumah. 

di WA yah.. 
082180772523 πŸ“¨πŸ“¨πŸ“¨
082167162391πŸ“¨πŸ“¨πŸ“¨

Cek alamat antar:
1. Muara Bolak
2. Siantar CA
3. Aek Tolang
4. Sitombaga
5. Sibaumanuk
6. Sosorgadong
7. Pal 7
8. Pulo Pane
9. Barangbang
10. Sibintang 
11. Sibintang Pasir
12. Unteboang 

Cek photo-photonya yah...

Thank You😁😁😁😁

Warung Romero  πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’
Geva Cake 🌺🌺🌺🌺🌺🌺
























Rabu, 06 Desember 2017

GALERI PEMATANG SAWAH AEK MATE

Lokasi persawahan ini saya ambil di pematang persawahan aek mate kelurahan Sosorgadong. Aura keindahan panorama bulir padi yang mulai menguning bagai karpet raksasa menyajikan sensasi keindahan yang menenangkan jiwa kita. Ternyata setiap ruang dan dimensi bumi ini memiliki keindahan pabila kita rela menikmatinya.....

Selasa, 05 Desember 2017

Panen Padi

Sosor Gadong. Panen padi sawah kali ini diperkirakan jatuh pada bulan Desember 2017- Januari 2018. Hal ini sejalan dengan pengakuan para petani seperti diutarakan Ibu S. Br Pasaribu yang sempat berbincang - bincang dengan Admin saat melakukan kunjungan lokasi di pematang persawahan Aek Mate Kelurahan Sosor Gadong Kecamatan Sosor Gadong Kabupaten Tapanuli Tengah.

Melihat kondisi tanaman padi saat ini dibandingkan tahun-tahun yang lewat, para petani merasa cukup optimis untuk mendapatkan hasil panen yang lebih banyak tahun ini. Hal ini didukung oleh serangan hama seperti Wereng, Ulat, Walang Sengit, Kupu-kupu Peracun dan Tikus yang nampak berkurang. Kondisi ini juga didukung dengan stock pupuk di Gapoktan yang cukup untuk keperluan musim ini, ujar R. Sitanggang lurah Sosor Gadong.

Kamis, 28 Mei 2015

TAPANULI TENGAH - Kecelakaan tragis hingga menewaskan 17 orang terjadi di Jalan Poros Perkebunan Kelapa Sawit (PKS), Desa Mas Nauli, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (28/5/2015).

Kecelakaan bermula saat ban mobil bagian depan sebuah truk dengan nomor polisi BK 8912 EA yang mengangkut pelajar terlepas hingga nyungsep ke parit. Selain menewaskan 17 pelajar, kecelakaan maut itu juga menyebabkan 6 orang luka-luka. 

Para korban tewas yakni, Gabriel Laia (12), Villiana Laia (16), Rosalinda Manik (16), Risdawati Hutagalung (16), Boy Tinambunan (17), Indah Iinambunan (16), Upiana Laia (15), Bona Manik (14), Ariantinus Manalu (16), Arifianus Manalu (14), Agusman Delau (15), Ranto Manalu (16), Paulinus Tumanggor (15), Jones Hulu (13), Erwinto Naingolan (17), Purnama Sari (17) dan Viktor Delau (15).

Sedangkan, korban yang mengalami luka-luka yakni, Rika Andriyani (15) Roka Silalahi (16), Delima (18), Marina Ginting (11), Melani Halawa (15), dan Richard Riadi Tamba (15).

Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumatera Utara (Sumut), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) MP Nainggolan mengatakan, para korban itu tewas setelah truk tersebut nyungsep ke dalam parit yang berlumpur dengan kedalaman 2,5 meter. 

"Dugaan saya, truk itu terbalik ke kanan, tepat ke dalam parit itu kemudian menimpa para korban," pungkasnya.

Menurut dia, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, dimana saat para korban hendak berangkat ke sekolah dengan menumpang mobil truk tersebut setiap harinya.

"Maklum, dari pemukiman Pabrik Kelapa Sawit (PKS) itu tidak ada bus atau transportasi, yang ada hanya truk pengangkut kelapa sawit. Itulah digunakan warga disana untuk mengangkut anak-anak sekolah itu," pungkasnya.

Terpisah Kasat Lantas Polres Tapteng Ajun Komisaris Polisi (AKP) Syafei menjelaskan sopir truk Ramadani (25), warga Desa Masnaulu, Kecamatan Sirandorung sudah diamankan bersama barang bukti truk. 

Sedangkan, untuk korban yang mengalami luka ringan saat ini sedang menjalani perawatan medis di Puskesmas Manduamas, Tapteng.

"Sopirnya sudah kita amankan dan sedang menjalani pemeriksaan, sedangkan para korban yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Manduamas," katanya.

Menurut dia, pagi itu sekitar pukul 06. 30 WIB seperti biasanya para siswa itu sudah kumpul di Jalan Poros Kebun PKS, Desa Mas Nauli. 

Kemudian, pada pukul 06. 45 WIB truk berangkat menuju SMPN 1, Manduamas, SMAN 1 Manduamas dan SD Manduamas. Sekitar pukul 07. 10 WIB, truk tersebut rusak pada jarak 15 km dari lokasi pemukiman warga




"Jarak antara pemukiman warga dengan sekolah itu sekitar 23 Km. Tetapi, pada Km 15 dari pemukiman warga ban mobil itu lepas dan nyungsep ke parit sedalam 2,5 meter," jelasnya.

Padahal, sambung dia, jarak dari lokasi kejadian dengan sekolah para korban tinggal 8 Km lagi."Kebetulan, jarak antara SMP, SMA dan SD itu berdekatan. Karena semua korban itu adalah anak-anak buruh kebun di PKS itu," terangnya.

Dia menjelaskan, sehari-harinya truk tersebut digunakan untuk mengangkut kelapa sawit. Namun, karena truk pengangkut anak-anak sekolah itu sedang rusak sehingga pemilik perusahaan menggantikannya dengan mobil tersebut.

"Sebenarnya yang mengangkut anak-anak itu ada mobil truk yang sudah dipasang tenda. Tetapi, karena truk bertenda itu rusak maka perusahaan menggantikannya dengan truk pengangkut kelapa sawit itu," pungkasnya.

sumber: https://daerah.sindonews.com